Home / Kegiatan / Kendala Audio, Migrasi Linux di Accer Aspire One 725 AMD

Kendala Audio, Migrasi Linux di Accer Aspire One 725 AMD

Kemarin malam (06/05/2016) saya melakukan instalasi pada Notebook Accer AspireOne 725 AMD dengan menggunakan distribusi Linux Mint. Penginstalan ini salah satu langkah kecil #MigrasiLinux kepada masyarakat agar sadar tentang penggunaan perangkat lunak yang legal.

Deskripsi Notebook

  • Accer AspireOne 725 AMD, pemilik Hendrik L. Priyana (adik Wahyu Setiyono)
  • 2 GB RAM
  • 320 GB Harddisk
  • Sistem awal Windows 7 (bukan original)

Pada awal menggunakan live session Linux Mint 17 XFCE 64 bit, penggunaan seluruh driver hardware pada notebook tersebut sempurna. Namun, setelah menginstal dan melakukan tes pada seluruh hardware seperti audio dan video ada kejanggalan. Masalah ini muncul pada audio atau suara tidak keluar pada speaker notebook.

Note:

Sistem operasi Windows dihapus dan diganti dengan Linux Mint 17 (tidak dualboot)

Beberapa hal yang sudah dilakukan

  • Mengganti dengan headphone, tidak berhasil (suara tidak keluar)
  • Melakukan perintah:
  • Cek di alsamixer, dan mengatur volume pada posisi maksimal
  • Cek di pulse audio, dan mengatur volume pada posisi maksimal

Semua hal yang dilakukan diatas tidak berpengaruh pada notebook tersebut. Suaranya masih tidak keluar.

Saya coba cek pada pengaturan pulse audio, sambil memutar video rekaman hasil praktikum di sekolahnya. Penasaran dengan pilihan pada Built ini Audio …. , saya coba klik dan ada 2 pilihan, yakni:

  • Built in Audio Digital Stereo (HDMI)
  • Built in Audio Analog Stereo
Playback Pulse Audio
Playback Pulse Audio, Sumber: Waahyu.My.ID

Pada saat memutar video, posisi pengaturan playback pada Built in Audio Digital Stereo (HDMI). Hal ini tidak ada suara yang keluar dari speaker notebook. Setelah saya ganti dengan memilih yang kedua yaitu Built in Audio Analog Stereo, suara baru terdengar dengan jelas. Dari speaker maupun dicoba menggunakan headphone.

Notebook sudah bermigasi
Notebook dengan sistem Linux Mint 17

Apa kata dia?

Penginnya si pakai Windows saja, tapi yang Aseli biar keren dan pake aplikasi yang aseli juga, tapi nah kendala duit, jadi pake yang gratisan aja biar duitnya buat kuliah 😀

Note:

Mohon maaf tidak ada gambar pendukung (foto bersama pemiliknya). Jika ada pertanyaan langsung saja kirim di komentar.

Sumber

Tentang Wahyu Setiyono

Pemuda yang lagi ngebet gawean disambi ngopi dan belajar menulis.

Periksa Juga

tiOS

tiOS Karya Siswa SMK Tarbiyatul Islam Kawunganten – Cilacap

Narasumber Samsul Ma’arif / SMK Tarbiyatul Islam Kawunganten. Kemandirian para siswa di sekolah patut diperthitungkan. …

  • Rizki Maulana

    min, kan aku udah nyoba instal sendiri ubuntu 14.04, pas aku geser” window ga halus. biar halus diapain?